Metode invasif minimal yang tidak boleh Anda ketahui

  Pembedahan invasif minimal adalah perbandingan dengan pembedahan terbuka tradisional yang tidak memerlukan sayatan besar, bukan perubahan dalam pembedahan itu sendiri.  Pada kenyataannya, sebagian besar pasien tidak memiliki keahlian medis untuk benar-benar memahami hal ini. Beberapa dokter mungkin melebih-lebihkan efektivitas bedah invasif minimal, tetapi kenyataannya kebanyakan dokter sering kali bias karena mereka tidak dapat menindaklanjuti dan mengevaluasi pasien mereka secara ilmiah setelah pembedahan.  Pembedahan invasif minimal yang sebenarnya tidak boleh terbatas pada ukuran sayatan, tetapi harus mempertimbangkan kerusakan pada organ dan jaringan utama, termasuk lamanya operasi, jumlah perdarahan selama operasi, waktu pemulihan yang sebenarnya setelah operasi, penilaian kualitas hidup jangka panjang setelah operasi, dll.  Selain memahami status operasi ini sendiri sebelum operasi, penting juga untuk bersikap realistis tentang pengalaman dokter bedah yang merawat sehingga pasien memiliki pemahaman penuh untuk memilih, yang merupakan cerminan humanisme dan penghormatan terhadap kemanusiaan pasien.