Dahak kental di pagi hari perlu mempertimbangkan terjadinya bronkitis, pneumonia, abses paru, faringitis, radang amandel, dilatasi bronkus, TBC, radang hidung dan penyakit lainnya.
1. Bronkitis: dahak yang dibatukkan oleh penderita bronkitis biasanya berupa lendir putih berbusa, dan lebih banyak pada pagi hari, dahak cenderung lebih kental dan sulit dibatukkan. Selain itu, jumlah dahak akan meningkat dan kekentalan dahak akan meningkat setelah infeksi.
2. Pneumonia: dahak kental di pagi hari juga dapat disebabkan oleh pneumonia, pneumonia staphylococcus aureus yang disebabkan oleh dahak yang khas berwarna kuning bernanah, pneumonia streptococcus adalah dahak yang berwarna karat, pasien juga akan mengalami demam, batuk, kelelahan dan gejala lainnya.
3. Abses paru: abses paru yang disebabkan oleh infeksi anaerob akan menyebabkan pasien mengeluarkan dahak bernanah dalam jumlah banyak, dan gejala khasnya juga termasuk demam berulang, batuk kronis, batuk darah.
4. Faringitis: dahak kental di pagi hari mungkin juga merupakan faringitis, pasien juga mengalami sakit tenggorokan, batuk, demam, sensasi benda asing di faring dan gejala lainnya.
5. Tonsilitis: Tonsilitis juga dapat menyebabkan dahak kental di pagi hari, terutama tonsilitis purulen akut.
6. Bronkiektasis: Bronkiektasis adalah penyakit radang kronis dengan gejala umum, termasuk batuk, batuk berdahak nanah, infeksi berulang, dan hemoptisis berulang.
7. Tuberkulosis: Jenis tuberkulosis yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyebabkan batuk, batuk berdahak, dan dahak bernanah bila dikombinasikan dengan infeksi bakteri.
8. Radang rongga hidung: rinitis, sinusitis, dan penyakit radang rongga hidung lainnya dapat menyebabkan pasien karena sebagian sekresi hidung mengalir kembali ke faring dan menyebabkan dahak menjadi kental.
Jika dahak kental tidak normal di pagi hari, Anda harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu.