Tes donor darah untuk HIV dan tes CDC untuk HIV umumnya akurat menurut CDC. Tes HIV umumnya memerlukan tes skrining awal dan tes konfirmasi, dan tes donor darah serta berbagai fasilitas kesehatan melakukan tes skrining awal, yang tidak dapat mengesampingkan infeksi pada periode jendela. Tes antibodi HIV adalah standar emas untuk diagnosis infeksi HIV dan juga dikenal sebagai tes konfirmasi, yang dilakukan oleh CDC. Oleh karena itu, pusat donor darah dan institusi medis umumnya akan mengirimkan darah yang dicurigai terinfeksi HIV ke CDC untuk konfirmasi. Selain itu, berbagai penyakit menular seperti sifilis, Hepatitis B, Hepatitis C, dan lain-lain juga diuji sebelum donor darah, dan penggunaan produk darah hanya akan dipertimbangkan jika bebas dari penyakit menular.