Obat-obatan yang dapat mengobati atrofi saraf optik terutama meliputi glukokortikoid, vasodilator, agen neurotropik dan vitamin, dll. Obat spesifik perlu diputuskan sesuai dengan penyebab penyakit.
1. Glukokortikosteroid: Untuk pasien dengan atrofi saraf optik akibat peradangan, seperti retinitis, neuritis optik, dll., Pasien dapat menggunakan deksametason atau glukokortikosteroid lain untuk mengontrol peradangan secara efektif, sehingga meningkatkan pengobatan atrofi saraf optik.
2. Vasodilator: Untuk lesi atrofi yang disebabkan oleh iskemia dan hipoksia saraf optik, obat vasodilator seperti diprazole dan vasopressor dapat digunakan untuk meningkatkan aliran darah ke saraf optik dengan cara merelaksasi pembuluh darah kecil secara selektif.
3. Obat-obatan neurotropik dan vitamin: pasien dengan atrofi saraf optik juga dapat menggunakan beberapa obat yang memiliki efek menutrisi saraf, seperti vitamin B12, sitokrom C, dan sebagainya. Obat-obatan ini harus digunakan di bawah bimbingan dokter.
Saat ini tidak ada pengobatan khusus untuk atrofi saraf optik, tetapi pasien dapat mengikuti petunjuk dokter untuk memperlambat perkembangan penyakit. Individu yang mengalami kelainan penglihatan harus segera mencari pertolongan medis.