Kekencangan pada hamstring posterior harus ditangani sesuai dengan penyebab yang berbeda, seperti kejang otot, ketegangan otot, dan sindrom piriformis. Tindakan perawatan khusus meliputi fisioterapi, pengobatan dan pembedahan.
1. Kejang otot: Kejang otot yang terjadi secara tiba-tiba dapat memicu rasa sakit pada bagian belakang paha, yang dapat dirasakan sebagai rasa tegang pada bagian belakang kaki. Pada saat ini segera beristirahat, kejang dapat dipijat untuk meredakan rasa sakit. Anda juga dapat menggunakan obat relaksasi otot seperti tablet ethopiridol untuk mengobati kejang otot atas saran dokter.
2. Ketegangan otot: Setelah terjadi ketegangan otot, hamstring dapat menjadi tegang. Kompres dingin dan tekanan harus diberikan pada area yang tegang untuk menghindari pembengkakan parah. Ketika Anda memasuki masa pemulihan, Anda dapat menggunakan kompres panas dan fisioterapi untuk mempercepat pemulihan. Salep dietilamida diklofenak juga dapat dioleskan untuk mengurangi peradangan dan analgesia. Meredakan ketegangan pada hamstring posterior.
3. Sindrom piriformis: pasien dengan sindrom piriformis, otot piriformis akan terasa kaku dan nyeri, sehingga mengakibatkan sesak pada tendon paha. Penggunaan obat antiinflamasi nonsteroid seperti ibuprofen dapat berperan sebagai antiinflamasi dan analgesik. Pada kasus yang parah, pembedahan diperlukan untuk menghindari kompresi saraf skiatik, yang pada gilirannya akan mengurangi kekencangan pada hamstring posterior.
Oleh karena itu, pasien dengan paha belakang yang tegang disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan tepat waktu dan mengikuti instruksi dokter untuk memilih perawatan yang sesuai dengan situasi yang sebenarnya.