Peralatan dan bahan yang biasa digunakan dalam radiologi intervensi

Radiologi intervensi didasarkan pada teknik-teknik baru seperti pencitraan diagnostik, angiografi selektif atau super selektif, aspirasi jarum halus dan sitopatologi. Terdiri dari dua elemen dasar: (i) perawatan non-bedah untuk sejumlah penyakit di bawah pengawasan pencitraan dengan menggunakan teknik seperti kateter berdasarkan pencitraan diagnostik. (ii) Data histologis, bakteriologis, fisiologis dan biokimia diperoleh di bawah pengawasan pencitraan dengan menggunakan teknik seperti tusukan perkutan dan kateter untuk memperjelas sifat lesi. Radiologi intervensi dipandu oleh pencitraan kedokteran dan menyediakan rute baru dalam pemberian obat dan pendekatan bedah untuk perawatan medis modern. Dibandingkan dengan metode pemberian obat dan pembedahan tradisional, metode ini lebih langsung, efektif, sederhana dan minimal invasif. Radiologi intervensi memainkan peran aktif dalam pengobatan tumor dan telah menjadi metode pengobatan baru yang sangat diperlukan. Metode berikut ini umumnya digunakan dalam radioterapi intervensi: (1) Infus intra-arteri obat anti-kanker, yang membuat konsentrasi obat dalam tumor jauh lebih tinggi daripada pemberian intravena perifer pada umumnya, sehingga menghasilkan kemanjuran terapeutik yang jauh lebih tinggi dan efek samping sistemik yang jauh lebih sedikit. Sangat cocok untuk pengobatan kanker hati dan kanker paru-paru, dan juga digunakan untuk mengobati tumor kepala dan leher, kanker perut, tumor saluran empedu, kanker pankreas, tumor panggul, dan tumor ganas pada ekstremitas. (2) Terapi embolisasi arteri memasukkan kateter ke dalam arteri suplai darah tumor, memilih agen emboli yang sesuai, mengisi arteri suplai darah dan memotong suplai darah ke tumor, sehingga menyebabkan infark pada tumor. Tindakan ini diindikasikan untuk pengobatan tumor hati dan ginjal serta pelvis, dan juga untuk penanganan darurat perdarahan akibat tumor. (3) Dekompresi transkateter Dekompresi transkateter terutama digunakan untuk meringankan gejala obstruksi yang disebabkan oleh kompresi saluran empedu atau uretra oleh tumor. Metode ini banyak digunakan karena tidak terlalu invasif dibandingkan dengan prosedur pembedahan dan sangat cocok untuk pasien usia lanjut dan pasien yang lemah. Peralatan dan bahan yang digunakan Instrumen Berbagai kateter khusus, kawat pemandu, jarum tusuk, selubung pembuluh darah, balon, jarum biopsi. Bahan Endoprostheses, bahan emboli (spons berair, viskosa, gelatin, benang sutra, berbagai partikel mikro khusus seperti PVA, balon yang dapat dilepas, cincin baja, dan lain-lain), filter, kateter drainase.