Apa alasan untuk bisa tidur?

Kemampuan untuk tidur juga dapat disebut sebagai hipersomnia atau narkolepsi, yang umumnya merupakan peningkatan berlebihan pada rasa kantuk di siang atau malam hari. Hal ini biasanya terjadi pada pasien usia lanjut, di mana kekentalan darah dan volume darah yang tidak mencukupi menyebabkan aliran darah yang lambat, dan aliran darah yang lambat akan menyebabkan suplai oksigen yang tidak mencukupi ke jaringan dan organ tubuh. Jika otak tidak cukup disuplai dengan oksigen dan dalam keadaan kekurangan oksigen untuk waktu yang lama, pasien akan menunjukkan rasa kantuk, kepala mengantuk, tidur lebih dangkal, dan merasa lebih lelah dan lemah setelah tidur, dan kehilangan ingatan serta reaksi yang lambat akan terjadi dalam jangka panjang. Pasien disarankan untuk minum lebih banyak air, makan lebih banyak makanan ringan, dan minum obat penurun lipid oral atau obat untuk meningkatkan sirkulasi jika perlu. Pada saat yang sama, pasien dapat diberikan aktivitas yang sesuai dan disarankan untuk berolahraga secara teratur untuk melancarkan peredaran darah.