Inilah yang perlu Anda ketahui untuk mengatasi masalah payudara pascakelahiran Anda!

Payudara seorang ibu baru tidak hanya merupakan bagian dari tubuhnya, tetapi juga dua ‘mangkuk makanan’ besar bayinya. Dibandingkan dengan masa sebelum hamil, keduanya telah banyak berubah, simaklah 12 masalah payudara pascamelahirkan yang paling umum berikut ini, apakah Anda juga mengalaminya? 1. Apa yang harus saya perhatikan saat membersihkan payudara setelah melahirkan? Ibu baru harus menguasai keterampilan membersihkan payudaranya setelah melahirkan. Ibu baru tidak boleh menggunakan handuk untuk menyeka dengan kuat saat membersihkan, ia dapat menggunakan bola kapas yang dicelupkan ke dalam air atau baby oil untuk menggosok payudaranya dengan lembut, hindari menggunakan sabun alkali karena akan merusak lapisan minyak pada kulit. Cara terbaik adalah membiarkan payudara Anda kering secara alami sebelum mengenakan bra. 2 . Apa aturan dalam memilih bra setelah melahirkan? Beberapa ibu tidak mengenakan bra untuk kenyamanan menyusui, yang dapat dengan mudah menyebabkan payudara kendur di kemudian hari. Ibu baru harus mencoba memilih bra menyusui yang pas, nyaman, dan terbuat dari bahan katun. Beberapa ibu akan terus mengganti payudara mereka selama menyusui, jadi saat membeli bra, perhatikan untuk mengganti ukuran pada waktu yang tepat untuk memastikan ukurannya pas. 3 . Bagaimana cara mengatasi jika puting susu lecet karena bayi? Saat Anda baru mulai menyusui, bayi Anda yang baru lahir terlalu kecil, ibu Anda tidak berpengalaman, dan postur menyusui Anda tidak benar, yang dapat menyebabkan puting susu terasa sakit dan pecah-pecah. Ibu baru dapat mencegah pecah-pecah dengan mengoleskan beberapa tetes susu pada putingnya setelah menyusui dan membiarkannya mengering secara alami. Untuk yang sudah terlanjur pecah-pecah, Anda dapat mengoleskan minyak goreng yang sudah dimasak pada luka tersebut setiap hari untuk mempercepat penyembuhan. Tentu saja, penting bagi ibu baru untuk mempelajari posisi menyusui yang benar sesegera mungkin. (Anda dapat memilih instruktur menyusui profesional untuk datang ke rumah Anda untuk mendapatkan bimbingan, cukup kirimkan nama + detail kontak Anda langsung ke WeChat!) 4 . Ada apa dengan pembengkakan payudara? Pembengkakan payudara biasanya terjadi dalam waktu 24 hingga 72 jam setelah payudara baru saja mulai memproduksi ASI. Pembengkakan payudara akan membuat ibu baru merasa payudaranya bengkak dan membesar serta kedua payudaranya terasa nyeri saat disentuh. Ketika sekresi ASI menjadi normal, payudara akan menjadi lebih lembut dan pembengkakan akan hilang. 5 . Bagaimana cara meredakan rasa tidak nyaman akibat pembengkakan payudara? Bayi yang baru lahir memiliki nafsu makan yang kecil dan kebanyakan dari mereka tidak dapat menghabiskan ASI di payudara ibunya, yang membuat mereka merasa berat, keras dan tidak nyaman. Ibu baru dapat menggunakan pompa ASI atau memerah ASI dengan tangan untuk memeras ASI yang berlebih, atau mencari bayi yang sedikit lebih besar untuk membantu meminumnya. Selain itu, kompres panas atau pijatan lembut dapat meringankan rasa tidak nyaman. 6. Apakah payudara kecil berarti ASI sedikit? Perkembangan payudara terutama dipengaruhi oleh estrogen dan progesteron, sedangkan produksi ASI setelah melahirkan terutama terkait dengan jumlah prolaktin. Oleh karena itu, ukuran payudara Anda tidak mempengaruhi jumlah ASI. Hanya mereka yang memiliki kelenjar susu yang tidak berkembang dengan baik dan jumlah sel laktasi yang rendah di kelenjar susu yang akan terpengaruh sekresi ASI-nya sampai batas tertentu setelah melahirkan. 7. Dapatkah saya terus menyusui jika saya menderita mastitis? Gejala awal mastitis adalah payudara yang bengkak, nyeri, dan kemerahan pada area yang terinfeksi. Ibu baru dapat melakukan perawatan sendiri dengan mengompres dan memijat dengan air panas, sementara perawatan di rumah sakit biasanya akan sembuh dalam waktu sekitar satu minggu. Karena mastitis menginfeksi jaringan payudara dan tidak ada hubungannya dengan ASI, mastitis tidak akan menulari bayi dan ibu dapat terus menyusui. 8. Bagaimana saya bisa memiliki payudara yang tidak simetris di kedua sisi? Faktanya, banyak wanita memiliki ukuran payudara yang tidak simetris, tetapi tidak terlihat jelas sebelum kehamilan, tetapi setelah melahirkan, ketika payudara membengkak, perbedaan keduanya menjadi jelas. Beberapa ibu baru sering memberikan ASI kepada bayinya hanya dari satu payudara saat menyusui dan kemudian mengemasnya, jika sisi yang lain lebih baik menggunakan pompa ASI untuk menghisapnya. Jika tidak, asimetri kedua payudara akan menjadi semakin jelas dari waktu ke waktu. 9. Apa yang harus saya lakukan jika bayi saya masih menggigit puting saya setelah makan? Jangan melakukan sesuatu yang keras pada saat ini, karena Anda dapat membuat puting Anda tegang. Ketika Anda yakin bahwa bayi Anda sudah kenyang, Anda dapat menggunakan jari Anda untuk menekan dagu atau bibir bawah bayi Anda dengan lembut; Anda juga dapat meletakkan jari telunjuk Anda di sudut mulut bayi Anda dan perlahan-lahan biarkan dia melepaskan mulutnya. Hal ini akan mempermudah untuk menarik puting keluar kembali. 10. Bagaimana cara mencegah kebocoran ASI? Para ibu dapat memiliki beberapa bantalan anti-tumpahan untuk diletakkan di bawah bra mereka, yang umumnya tersedia di toko-toko bayi. Cara terbaik adalah membeli yang sekali pakai, yang bersih dan nyaman. 11 .Apakah memerah ASI dengan tangan akan melukai kelenjar susu saya? Memang benar bahwa tenaga yang berlebihan saat memerah ASI dapat menyebabkan kerusakan payudara, tetapi cara memerah ASI yang benar tidak akan merusak kelenjar susu ibu yang baru melahirkan. Berikut ini yang dapat Anda lakukan: Cuci tangan Anda, temukan posisi yang nyaman untuk melakukannya dan letakkan wadah ASI di dekat payudara Anda. Letakkan ibu jari Anda di atas puting dan areola, jari telunjuk di bagian bawah puting dan areola, serta pegang jari-jari lainnya pada payudara. Tekan ibu jari dan telunjuk Anda ke arah dinding dada. Pastikan jari-jari Anda tetap pada posisi yang tepat saat menekan dan tidak bergeser pada kulit. Ulangi beberapa kali dan ASI akan keluar. Jika Anda memiliki refleks payudara yang kuat, Anda akan dapat mengeluarkannya setelah beberapa saat. 12. Apakah payudara kendur disebabkan oleh menyusui? Faktanya, penyebab payudara kendur bukanlah karena menyusui. Sebaliknya, menyusui meningkatkan sekresi oksitosin, yang meningkatkan elastisitas ligamen suspensor payudara. Kurangnya perhatian pada perawatan payudara saat menyusui adalah penyebab payudara kendur. Anda biasanya dapat melakukan lebih banyak pijat payudara di rumah, cukup ikuti petunjuk di bawah ini.