Kanker saat ini merupakan musuh terbesar kesehatan manusia, dengan kanker merenggut nyawa sekitar 6 juta orang di seluruh dunia setiap tahunnya, dan sekitar 1,3 juta di antaranya meninggal karena kanker di negara kita. Namun, sebagian besar kanker dapat dicegah. World Cancer Research Fund (WGRF) telah berkomitmen untuk melakukan penelitian dasar, klinis, dan pencegahan kanker selama bertahun-tahun. Merangkum hasil penelitian di seluruh dunia di bidang kanker, WGRF telah mengajukan 14 rekomendasi untuk mencegah kanker dari aspek diet dan kesehatan, yang memiliki dasar ilmiah yang luas. 14 Tips Pencegahan Kanker dari Pola Makan: 1. Pengaturan pola makan yang wajar. Makanan nabati seperti sayuran, buah-buahan, sereal dan kacang-kacangan harus mencakup lebih dari 2/3 dari makanan sehari-hari. 2 . Mengontrol berat badan agar tidak terlalu ringan atau terlalu berat. Pertambahan berat badan tidak boleh melebihi 5kg di usia dewasa. Dengan nomor massa tubuh (BMI) = berat (kg) / tinggi (m) 2 untuk mengukur, BMI kurang dari 20, kekurangan berat badan; BMI20-25, untuk berat badan ideal; BMI25-30, sedikit kelebihan berat badan; BMI lebih besar dari 30, kelebihan berat badan yang serius. 3, patuhi latihan fisik. Jika pekerjaannya jarang aktif atau hanya aktivitas ringan, setiap hari harus sekitar 1 jam jalan cepat atau olahraga yang serupa. Setidaknya 1 jam olahraga berat yang menguras keringat juga harus dilakukan setiap minggu. 4. Makan lebih banyak sayur dan buah. Makanlah 400-800 gram buah dan sayuran setiap hari, sayuran berdaun hijau, wortel, kentang, dan buah jeruk memiliki efek anti-kanker terkuat. Makanlah lebih dari lima jenis buah dan sayuran setiap hari, dan patuhi sepanjang tahun, untuk mendapatkan efek anti kanker yang berkelanjutan. 5, makan 600-800 gram berbagai biji-bijian, kacang-kacangan, akar dan batang tanaman setiap hari, semakin sedikit diproses semakin baik. Lebih sedikit gula rafinasi. 6, jangan menganjurkan minum alkohol. Bahkan jika Anda ingin minum, pria tidak boleh melebihi dua cangkir kecil sehari, wanita tidak boleh melebihi secangkir kecil sehari. 7. Makanlah tidak lebih dari 90 gram daging merah (yaitu daging sapi, domba, dan babi) sehari. Yang terbaik adalah makan ikan dan unggas untuk menggantikan daging merah. 8. Kurangi makanan berlemak tinggi, terutama lemak hewani. Pilihlah minyak nabati yang tepat dan secukupnya. 9. Kurangi makan garam. Kurangi makanan yang diasinkan dan konsumsi kurang dari 6 gram (sekitar satu sendok teh) garam per hari. 10. Jangan mengonsumsi makanan yang telah disimpan pada suhu kamar terlalu lama dan mungkin terkontaminasi racun jamur. 11. Simpanlah makanan yang mudah rusak di dalam lemari pendingin atau metode lain yang sesuai. 12. Zat aditif, kontaminan, dan residu dalam makanan aman jika kadarnya di bawah batas yang ditentukan, tetapi penggunaan yang sembarangan atau tidak tepat dapat memengaruhi kesehatan. 13. Jangan makan makanan yang dibakar, ikan dan daging yang dipanggang langsung di atas api, dan makanlah daging yang diawetkan dan daging asap hanya sesekali. 14. Bagi orang yang pola makannya pada dasarnya mengikuti rekomendasi di atas, pada umumnya tidak perlu mengonsumsi suplemen nutrisi, yang mungkin tidak membantu mengurangi risiko kanker.