Penyebab jerawat di persimpangan rahang-leher termasuk jerawat, kista sebaceous, dan folikulitis, yang dapat diatasi melalui perawatan umum, penggunaan obat-obatan, dan pembedahan.
1. Jerawat: Sebagian besar disebabkan oleh sekresi androgen yang tidak normal, yang menyebabkan sebum yang berlebihan, bercampur dengan jaringan yang rontok untuk menyumbat pori-pori, dan akan membuat jerawat tumbuh di persimpangan rahang-leher.
Untuk kondisi ini, obat harus digunakan untuk menghambat sekresi kelenjar sebaceous dan menghilangkan peradangan, seperti obat topikal gel tazarotene, eritromisin dan benzoil peroksida. Jika termasuk penyakit yang parah, Anda juga perlu menggunakan isotretinoin, spironolakton, dan sebagainya untuk mengobatinya.
2. Kista sebasea: ketika persimpangan mulut kelenjar sebasea folikel rahang dan leher tersumbat, maka akan mudah menghasilkan kista sebasea dan jerawat. Pengangkatan melalui pembedahan adalah pengobatan andalan.
3. Folikulitis: Folikulitis terutama disebabkan oleh invasi kuman, dan jika berkembang di persimpangan rahang dan leher, maka akan tumbuh jerawat dan disertai rasa gatal.
Kasus yang ringan biasanya tidak memerlukan pengobatan, tetapi perlu memperhatikan kebersihan diri, mengganti pakaian tepat waktu. Salep antibakteri topikal juga dapat digunakan, seperti salep asam fusidat dan salep ekonazol. Jika disertai dengan demam, kelelahan, dan gejala sistemik lainnya, Anda juga perlu mempertimbangkan cefuroxime oral, doksisiklin, terbinafin, dll. Untuk mengontrol kondisi tersebut.
Singkatnya, jerawat di persimpangan rahang dan leher adalah gejala yang umum terjadi, dan jika hal ini memengaruhi kehidupan Anda, Anda harus pergi ke rumah sakit sesegera mungkin untuk melakukan pemeriksaan dan diobati di bawah bimbingan penyedia layanan kesehatan Anda. Obat-obatan di atas harus digunakan sesuai resep dokter Anda.