Menari tidak diperbolehkan setelah pasien mengalami spondilosis serviks karena tulang belakang serviks berulang kali dirangsang oleh kekuatan eksternal saat menari, yang dapat memperburuk kerusakan otot dan otot leher, mempengaruhi stabilitas sendi serviks dan selanjutnya merangsang sumsum tulang belakang, saraf dan pembuluh darah di tulang belakang serviks, yang dapat membuat kondisi lebih serius. Istirahat, istirahat, dan kehangatan harus menjadi andalan setelah pasien menderita spondilosis serviks. Kerah dapat diterapkan pada tulang belakang leher untuk membatasi pergerakan leher dan menghindari stimulasi eksternal. Penggunaan kompres panas pada tulang belakang leher untuk menaikkan suhu lokal dapat meredakan kelenturan dan kontraksi otot dan otot di leher, yang dapat mengurangi kompresi dan stimulasi sumsum tulang belakang, saraf dan pembuluh darah serta meredakan manifestasi klinis pasien.