Pembengkakan dan nyeri pada payudara dapat disebabkan oleh kadar estrogen yang tinggi, hiperplasia kistik pada payudara, mastitis akut, kanker payudara, dan lain-lain, yang perlu disesuaikan dengan pengobatan atau pembedahan untuk mengatasi penyebabnya.
1. Kadar estrogen tinggi: kadar estrogen meningkat selama kehamilan, pubertas, masa pramenstruasi, dll. Estrogen mendorong proliferasi saluran payudara, yang dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada payudara secara fisiologis. Anda perlu beristirahat dengan cukup, menjaga suasana hati Anda tetap bahagia, menghindari kegembiraan emosional, dan makan lebih banyak buah dan sayuran untuk menambah asupan nutrisi.
2. Hiperplasia kistik payudara: Hiperplasia kistik payudara disebabkan oleh proliferasi lobulus dan saluran payudara, yang dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada payudara. Anda perlu menjaga tubuh dan pikiran Anda tetap bahagia, dan Anda dapat menggunakan obat anti-estrogen seperti etinilestradiol, tamoxifen dan danazol untuk mengatur payudara Anda.
3. Mastitis akut: Wanita menyusui mungkin memiliki sekresi ASI yang berlebihan yang menyebabkan penyumbatan pada saluran ASI, yang dapat menyebabkan mastitis akut bila diperumit oleh infeksi bakteri, sehingga payudara akan bengkak dan terasa nyeri. Anda perlu menjaga kebersihan payudara, terutama areola puting, dan mengeringkan ASI sesegera mungkin, dan Anda dapat mengoleskan tetrasiklin, metronidazol, levofloxacin, dan obat antibakteri lainnya untuk mengatasinya.
4. Kanker payudara: lesi ganas pada jaringan payudara menyebabkan penumpukan payudara dan nekrosis pada jaringan payudara yang normal, sehingga dapat menyebabkan pembengkakan dan nyeri pada payudara. Pembedahan dengan radioterapi dan terapi endokrin diperlukan.
Selain itu, fibroid payudara, trauma payudara dan alasan lain juga dapat terjadi pembengkakan dan nyeri payudara, kita harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, di bawah bimbingan pengobatan dokter.