Sindrom apnea tidur dapat didiagnosis secara klinis dengan polisomnografi. Secara umum, sindrom ini dibagi menjadi tiga jenis: Sindrom apnea tidur obstruktif (OSA): mengacu pada tidak adanya aliran udara dari hidung dan mulut, tetapi pernapasan toraks dan perut masih ada, dan etiologi utamanya adalah obstruksi pernapasan yang disebabkan oleh penyempitan anatomis lokal pada jalan napas, hiperplasia inflamasi kronis pada jaringan lunak, atau berkurangnya tonus otot. Ini adalah yang paling umum secara klinis. Sindrom apnea tidur sentral (CSA): mengacu pada terhentinya aliran udara hidung dan mulut, pernapasan dada dan perut secara simultan, yang penyebab utamanya adalah lesi pada pusat pernapasan atau gangguan konduksi saraf tepi. Sindrom apnea tidur campuran (MSA): mengacu pada apnea obstruktif dan apnea sentral secara bergantian pada pasien yang sama dalam semalam.