Narkolepsi biasanya merupakan suatu kondisi di mana orang tersebut terbangun di siang hari atau setelah tidur dan kemudian bangun lagi, membutuhkan waktu untuk pulih secara bertahap dan tidak segera kembali bekerja secara normal. Selain rasa kantuk, narkolepsi dapat disertai dengan gejala-gejala seperti kehilangan ingatan, kelelahan, kelesuan, dan kemalasan berbicara. Narkolepsi terkadang dapat menjadi gejala suatu penyakit, dan pasien harus mengetahui hal-hal berikut ini, yaitu apakah mereka sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, apakah mereka memiliki kondisi medis lain, apakah mereka memiliki kelainan neurologis atau intrakranial. Jika ditemukan pasien dengan narkolepsi, mereka harus pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dini, melakukan CT scan, MRI atau melakukan EEG untuk menentukan apakah pasien mengalami disfungsi tidur dan untuk memahami kondisi yang berbeda serta melakukan perawatan yang tepat.