Perbedaan antara Pil Penguat Limpa dan Pil Pengembalikan Limpa

Perbedaan utama antara Pil Limpa Jian dan Pil Limpa Gui meliputi komposisi, kemanjuran, dan pengobatan utama.
Perbedaan komposisi dan khasiat: Pil Peningkat Limpa terdiri dari Atractylodes Macrocephalae Goreng, Radix et Rhizoma Atractylodis Macrocephalae, Radix et Rhizoma Ginseng, Hawthorn Goreng, Jeruk Goreng Aurantium, Pericarpium Citri Reticulatae, Maitake Goreng, dan khasiatnya adalah untuk menyegarkan limpa dan membuka perut. Spleen Enhancing Pill terdiri dari Astragalus panggang, Atractylodes Macrocephalae goreng, Radix et Rhizoma Atractylodis Macrocephalae, Radix et Rhizoma Ginseng, Poria, Jujubae Jubae Renatae goreng, akar manis panggang, dan coklat kemerah-merahan.
Perbedaan dalam pengobatan: Jian Spleen Pill digunakan untuk mengobati kelemahan limpa dan perut, distensi dan kepenuhan epigastrium (perut), kehilangan nafsu makan, dan mencret; dan Gui Spleen Pill digunakan untuk mengobati jantung berdebar-debar dan sesak napas karena kekurangan jantung dan limpa, kehilangan nafsu makan, susah tidur dan tidur berlebihan, serta kelelahan dan kelemahan pada anggota tubuh.
Reaksi yang merugikan dan kontraindikasi dari Jian Limpa Pill tidak jelas. Pil limpa tidak boleh makan makanan yang dingin, berminyak dan tidak dapat dicerna. Tidak berlaku untuk diare enteritis akut, terutama dimanifestasikan sebagai sakit perut, sering buang air besar berair, atau demam. Tidak berlaku untuk mulut kering, lidah dengan sedikit cairan, atau panas di tangan dan kaki, kembung di perut dan perut, dan kurangnya keinginan untuk makan.
Pil limpa memiliki efek samping menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan dan ruam kulit. Hindari makanan yang tidak dapat dicerna. Tidak boleh dikonsumsi oleh pasien yang sedang flu dan demam.
Obat harus digunakan di bawah pengawasan medis, jangan menggunakan obat secara membabi buta.