Keberadaan alveoli di paru-paru kiri atas harus dipertimbangkan sesuai dengan ukuran alveoli, ada tidaknya gejala klinis dan distribusi alveoli, dan mungkin memerlukan perawatan umum, perawatan obat, perawatan bedah, dan cara perawatan lainnya. 1. Perawatan umum: Jika alveoli kecil dan tanpa gejala klinis, seperti sesak dada, sesak napas, dll., tidak diperlukan perawatan khusus, biasanya perhatikan istirahat dan hindari olahraga berat. 2. Perawatan obat: ketika alveoli lebih banyak, tersebar di seluruh lobus atas paru-paru kiri, tidak ada indikasi klinis untuk pembedahan, yaitu tidak ada manifestasi klinis, tidak ada pecahnya alveolar, tidak ada pembentukan pneumotoraks, dll., Pasien dengan asma berat dapat mengikuti instruksi dokter untuk menghirup bronkodilator seperti salbutamol, terbutalin, dll., untuk mencapai asma, dan ketika ada infeksi bakteri, lanjutkan pengobatan anti infeksi, dan minum antibiotik sefalosporin atau penisilin sesuai dengan instruksi dokter. 3. Pembedahan: Pembedahan dapat dipertimbangkan bila pecahnya alveolus paru menyebabkan pneumotoraks spontan atau hemopneumotoraks, atau bila alveolus paru berukuran besar dan menekan jaringan paru yang berdekatan, serta bila terdapat manifestasi klinis, seperti sesak di dada, sesak napas, dan pada sebagian kecil pasien terdapat hemoptisis dan nyeri dada, yang mempengaruhi fungsi paru, atau bila alveolus paru berulang kali mengalami infeksi. Orang dengan alveolus paru bagian atas kiri, begitu muncul gejala nyeri dada dan sesak napas yang tiba-tiba, harus segera pergi ke rumah sakit, bisa jadi itu adalah terjadinya pneumotoraks.