Detak jantung yang cepat setelah mengonsumsi minuman dingin bisa jadi normal atau tidak. Jika detak jantung yang cepat disebabkan oleh rangsangan minuman dingin atau kandungan kafein dari minuman dingin, dan tidak ada sensasi abnormal pada waktu lain, maka itu normal. Jika Anda mengalami gejala seperti itu bahkan ketika Anda tidak mengonsumsi minuman dingin, penting untuk memperhatikannya, karena dapat disebabkan oleh aritmia, hipertiroidisme, dan penyakit lain yang tidak normal.
Mengonsumsi minuman dingin dapat merangsang saraf simpatik, yang mengakibatkan detak jantung yang cepat, yang merupakan respons fisiologis yang normal. Selain itu, jika minuman dingin mengandung kafein, polifenol teh, dan bahan lainnya, juga dapat menyebabkan eksitasi simpatis, sehingga detak jantung menjadi cepat. Di masa depan, Anda harus berhati-hati untuk mengurangi konsumsi minuman dingin dan menghindari minuman yang mengandung kafein atau polifenol teh.
Jika gejala detak jantung yang cepat terjadi bahkan ketika minuman dingin tidak dikonsumsi, detak jantung yang cepat mungkin tidak disebabkan oleh konsumsi minuman dingin. Takikardia dapat disebabkan oleh aritmia seperti takikardia supraventrikular paroksismal; dan kadar tiroksin yang tinggi pada hipertiroidisme dapat menyebabkan eksitasi simpatis dan peningkatan laju metabolisme, yang mengakibatkan peningkatan denyut jantung. Ada banyak penyakit yang dapat menyebabkan takikardia, dan penyebabnya harus diidentifikasi.
Jika gejala takikardia tidak berkurang atau faktor fisiologis dikesampingkan, disarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penyebab penyakit dan mengikuti petunjuk dokter untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.