Menatap wajah adalah langkah pertama dalam interaksi emosional dengan orang lain, dan merupakan bagian penting dalam belajar dari orang lain. Namun, ada sekelompok bayi yang sangat tertarik pada mainan dan hal-hal lain, dan sangat sensitif terhadap penglihatan, tetapi tidak tertarik pada orang lain, tidak suka melihat wajah orang lain dan cenderung menghindari tatapan mereka. Apa yang harus kita lakukan untuk membimbing bayi-bayi ini? Artikel ini memberikan beberapa cara yang dapat dipertimbangkan oleh para orang tua. Bagaimana cara memandu? 1. Ambil mainan favorit bayi Anda dan letakkan di sekitar wajahnya. Ketika bayi melihat mainan tersebut, ia mungkin sesekali melihat mata orang tua. Pada saat ini, Anda harus memperkuat hal ini dengan membiarkan bayi menyentuh mainan tersebut atau memainkan permainan dengan bayi yang ia sukai untuk disentuh secara fisik, seperti menggelitik atau memantulkan kepalanya dengan lembut. Perhatikan bahwa penguatan harus diberikan segera setelah bayi melihat mata manusia. 2. Ambil mainan favorit bayi Anda untuk menarik perhatian. Bayi yang lebih besar mungkin akan langsung menghampiri untuk mengambil mainan, jadi jangan langsung memberinya mainan tersebut. Ketika bayi Anda sesekali melihat ke arah orang lain saat mengambil mainan, segera beri penguatan dengan tersenyum dan mengangguk lalu berikan mainan tersebut kepada bayi Anda. 3 . Letakkan mainan favorit bayi Anda di sekitar wajahnya. Ketika bayi melihat mainan tersebut, lepaskan mainan tersebut secara tiba-tiba dan biarkan bayi melihat wajah orang tersebut. 4 . Mainkan permainan dengan mengubah ekspresi wajah di depan bayi Anda. Misalnya, memejamkan mata, menggembungkan pipi, memonyongkan mulut, dll. Untuk membuat bayi Anda merasa baru dan lebih cenderung melihat wajah. 5 . Kenakan riasan lucu di wajah bayi Anda, atau kenakan kacamata tanpa bingkai, dll. Untuk menarik perhatian bayi Anda untuk melihat wajah. 6. Mainkan permainan teleskop dengan bayi Anda. Gulunglah sebuah tabung kertas besar, dengan bayi di satu sisi tabung melihat ke dalam, dan orang tua di sisi lain tabung melihat ke dalam, berbicara dan berinteraksi dengan bayi sambil melihat. Karena bidang pandang lebih terbatas, peluang untuk melihat wajah akan relatif tinggi. Frekuensi penguatan bervariasi, mulai dari penguatan langsung di awal hingga penguatan yang tertunda seiring dengan meningkatnya kemampuan bayi untuk melihat wajah. Penguat dapat berupa mainan yang disukai bayi Anda, permainan kontak fisik yang disukai bayi Anda, ciuman, pelukan, dll. Mainan yang disebutkan di atas yang disukai bayi Anda dapat digantikan dengan barang lain, tidak harus mainan, selama itu adalah barang yang disukai bayi Anda, tergantung minat bayi Anda. Semua metode di atas telah terbukti efektif dalam praktiknya, tetapi mungkin tidak dapat diterapkan pada setiap anak. Orang tua dapat merujuk pada mereka dan menggunakannya, atau mereka dapat mengembangkan metode permainan baru mereka sendiri yang dapat diterapkan pada bayi mereka sendiri.