Deformasi dan pelunakan kuku merupakan manifestasi klinis dari onikomikosis. Onikomikosis, umumnya dikenal sebagai “kuku abu-abu”, adalah penyakit yang disebabkan oleh dermatofita yang menyerang lempeng kuku atau di bawah kuku. Jamur kuku adalah infeksi kuku yang disebabkan oleh jamur seperti dermatofita, ragi, dan non-dermatofita. Pencegahan onikomikosis dan penyakit jamur kuku dimulai dengan pencegahan aktif dan pengobatan penyakit kurap yang umum, dan yang lebih penting lagi adalah mencegah infeksi jamur dengan adanya distrofi kuku. Jadi, makanan apa yang cocok untuk pasien dengan kuku yang lunak atau cacat? Berikut ini adalah uraian makanan yang cocok untuk pasien dengan kuku lunak atau deformasi: pasien dengan kuku lunak atau deformasi harus makan makanan bergizi protein tinggi; disarankan untuk makan makanan kaya vitamin dan mineral; disarankan untuk makan makanan berkalori tinggi yang mudah dicerna. 1, ikan Mengandung vitamin B2, B12, dll., Dengan peran pembengkakan air, dapat dikonsumsi besok sekitar 150g. 2, daging sapi Dengan kandungan lemak yang lebih rendah dan kandungan protein yang lebih tinggi, dapat meningkatkan hipoproteinaemia pasien sirosis. 100g per hari. 3, susu kacang kedelai Kalori tinggi, protein tinggi, dan kaya akan berbagai mineral, dengan peran melindungi hati. Konsumsi tidak boleh terlalu banyak, secangkir sehari, agar tidak memperparah beban hati. 4, sayuran berdaun yang kaya akan berbagai vitamin dan serat, mengurangi produksi amonia usus, meringankan atau mencegah terjadinya ensefalopati hati. Makan dalam jumlah sedikit, tidak boleh terlalu keras, agar tidak menggores pleksus vena esofagogastrik, menyebabkan pendarahan. Bisa 200g per hari.