Perdarahan lagi 20 hari setelah aborsi, ada dua kemungkinan, sebagai berikut: 1, setelah aborsi, masih ada sisa embrio dan pelengkap di rongga rahim, ultrasonografi dan periksa nilai spesifik HCG darah. Melalui pemeriksaan di atas untuk mengetahui apakah ada residu di rongga rahim, jika menunjukkan bahwa ada residu yang sesuai, perlu diberikan lagi untuk membersihkan perawatan rahim, dan jika perlu, untuk melakukan kondisi histeroskopi rahim yang sesuai. 2 . Setelah aborsi atau aborsi obat, siklus menstruasi terbentuk kembali dan menstruasi normal terjadi. Pada saat ini masih perlu dilakukan pemeriksaan USG yang sesuai untuk mengetahui apakah ada residu di rongga rahim, jika tidak ada residu yang jelas, maka dapat dianggap sebagai terjadinya kembali haid yang disebabkan oleh perdarahan kembali.