Tanda-tanda Gagal Jantung Berbalik Arah

Perbaikan gagal jantung dapat tercermin dari gejala pasien, pemeriksaan fisik dokter dan indikator pemeriksaan objektif. 1. Gejala: Seiring dengan membaiknya kondisi gagal jantung, gejala pasien seperti sesak dada, sesak napas, nafsu makan yang buruk, edema, batuk, dahak, dan sebagainya akan membaik, dan toleransi aktivitas akan meningkat, serta frekuensi dan derajat dispnea paroksismal nokturnal serta pernapasan menetap akan berkurang, dan seterusnya. 2. Tanda-tanda: Setelah kondisi pasien gagal jantung stabil, tekanan darah, detak jantung dan laju pernapasan cenderung stabil, oedema di bagian yang menggantung rendah berkurang atau hilang, dan ronki di paru-paru dan aritmia jantung dapat berkurang atau hilang. 3. Pemeriksaan: kadar peptida natriuretik tipe-B darah menurun setelah perbaikan gagal jantung, dan fraksi ejeksi ventrikel kiri membaik seperti yang ditunjukkan oleh USG pada beberapa pasien, dan bahkan pembesaran jantung juga dapat ditingkatkan. Pasien dengan gagal jantung pada fase akut dan stabil harus menerima pengobatan standar di bawah bimbingan dokter dan menjalani tindak lanjut secara teratur.