Pada bulan Juli 2014, Mo Huaiqi, seorang penulis terkenal kelahiran Chongqing dan penulis teks bahasa sekolah menengah “A Walk”, meninggal dunia karena kanker tenggorokan pada usia 63 tahun. Pada bulan Juni 2015, pesepakbola terkenal Hong Kong, Wu Kwok Hung, meninggal dunia karena kanker tenggorokan pada usia 66 tahun. Mereka memiliki penampilan yang glamor, banyak penggemar dan kekayaan yang lebih tinggi dari kebanyakan orang, tetapi mereka tetap tidak bisa lepas dari cengkeraman kanker. Pada tahap awal, kanker tenggorokan menunjukkan banyak gejala yang orang anggap sebagai penyakit biasa, seperti pilek dan tenggorokan, tetapi pada kenyataannya, penyakit-penyakit ini hanya kecil dan bahkan jika mereka memiliki gejala, mereka dengan cepat sembuh, tidak seperti kanker, di mana gejalanya akan memburuk seiring waktu. Penyebab kanker tenggorokan: 1. Minum teh panas, minum teh yang terlalu panas dapat menyebabkan kanker tenggorokan. Temuan penelitian terbaru menunjukkan bahwa minum teh yang terlalu panas juga cenderung memicu kanker. Para peneliti menunjukkan bahwa risiko kanker tenggorokan meningkat tujuh kali lipat jika suhu air lebih tinggi dari 70°C dibandingkan dengan teh yang lebih rendah dari 65°C. 2. Merokok dalam jangka panjang. Merokok memiliki dampak yang besar pada manusia, dan tar serta nikotin yang dilepaskan ketika tembakau dibakar akan meningkatkan kejadian kanker. 3, Minum berlebihan dalam jangka panjang, alkohol juga berbahaya bagi tubuh manusia, tidak hanya akan merangsang lambung, tetapi juga akan membahayakan tenggorokan. Minum berlebihan dalam jangka panjang akan merangsang mukosa gastrointestinal, yang lama kelamaan akan menyebabkan kanker mukosa. 4. Polusi udara, sekarang ini, banyak kawasan industri yang tidak memperhatikan perlindungan lingkungan, sehingga jika menghirup beberapa gas berbahaya, seperti sulfur dioksida atau benda-benda lain yang mirip debu, maka zat-zat berbahaya di dalamnya juga akan menyebabkan kanker. Gejala awal kanker tenggorokan dapat dengan mudah dikacaukan dengan kondisi umum lainnya, dan tanpa pemahaman yang lebih jelas tentang penyakit ini, waktu terbaik untuk mengobatinya mungkin terlewatkan. Tenggorokan kita begitu penting, jadi bagaimana kita melindunginya? Ketika tenggorokan tidak enak badan, Anda dapat mengoleskan handuk hangat ke simpul laring selama 3 hingga 5 menit, yang akan membantu darah di otot tenggorokan untuk menjalani sirkulasi cepat dan mempercepat pemulihan energi di otot tenggorokan. Anda juga dapat menelan air liur, suatu gerakan yang memungkinkan otot-otot laring bergerak satu per satu, seperti pijatan, membantu mereka untuk mendapatkan kembali “kekuatan” aslinya sesegera mungkin.