Retakan pada kulit vulva dapat disebabkan oleh gesekan, robekan selama hubungan seksual, kekurangan estrogen dan faktor lainnya.
1. Gesekan: Jika pasien sering memakai pakaian dalam yang ketat, maka akan membuat kulit vulva mengalami gesekan dalam waktu yang lama, yang akan membuat kulit lokal menjadi tipis dan menimbulkan gejala retakan.
2. Robekan hubungan seksual: jika pasien kasar atau terlalu keras saat melakukan hubungan seksual, maka akan membuat kulit setempat robek dan menyebabkan gejala celah kulit vulva.
3. Kekurangan estrogen: untuk wanita yang lebih tua, seiring bertambahnya usia, fungsi sekresi kelenjar secara bertahap akan menurun, yang akan mengurangi estrogen dalam tubuh, sehingga menyebabkan selaput lendir kulit vulva berhenti berkembang, yang mengakibatkan gejala celah kulit vulva.
Ketika muncul retakan pada kulit vulva, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan tepat waktu, setelah mengklarifikasi penyebab penyakit, ikuti petunjuk dokter untuk memberikan pengobatan yang tepat sasaran.