Pemahaman yang tepat tentang osteoartritis

  Saya sering menjumpai sekelompok pasien di klinik rawat jalan: sebagian besar dari mereka adalah wanita berusia di atas 50 tahun yang mengeluh nyeri lutut, terutama ketika berjalan dan naik turun tangga. Saya akan mengatakan kepadanya: Anda mungkin menderita osteoartritis. Seiring dengan bertambahnya usia populasi kita, jumlah penderita osteoartritis pun meningkat. Namun demikian, terdapat kurangnya pemahaman tentang osteoartritis dalam populasi dan pasien tidak menyadari bahaya penyakit ini dan khawatir tentang perawatan bedah. Pada kasus osteoartritis yang parah, fungsi sendi dapat dibatasi atau bahkan dinonaktifkan, menyebabkan ketidaknyamanan atau ketidakmampuan untuk merawat diri sendiri dalam kehidupan sehari-hari dan secara serius mengurangi kualitas hidup. Oleh karena itu, pencegahan dan pengobatan osteoartritis merupakan masalah yang menjadi perhatian.  Terjadinya osteoartritis terkait dengan banyak faktor: 1. Usia: Osteoartritis jarang terjadi sebelum usia 40 tahun, tetapi umumnya umum terjadi setelah usia 50 atau 60 tahun.  2. Jenis kelamin: Ini lebih sering terjadi pada wanita, dan osteoartritis seringkali lebih parah.  Obesitas: Penelitian telah menunjukkan bahwa jika Anda 20% kelebihan berat badan, kemungkinan terkena osteoartritis meningkat sebesar 40%. Selain itu, begitu osteoartritis terjadi, obesitas semakin diperparah oleh berkurangnya aktivitas.  4. Cedera sendi: Trauma sendi atau pembedahan dapat menyebabkan osteoartritis pada tahap selanjutnya. Perkembangan yang tidak normal dari persendian itu sendiri juga bisa menyebabkan osteoartritis di kemudian hari. Aktivitas sendi yang kuat dan berulang-ulang juga dapat menyebabkan cedera pada sendi, sehingga pekerja berat dan atlet profesional lebih rentan terhadap osteoartritis.  5. Keturunan: Beberapa area osteoartritis memiliki kecenderungan familial yang kuat, seperti osteoartritis nodular pada ujung jari, yang juga dikenal sebagai nodus Hebden (heberden). Penelitian lain menunjukkan bahwa heritabilitas tulang belakang, pinggul, lutut dan tangan lebih dari 50%.  6. Penyakit sendi lainnya: seperti artritis reumatoid, chondromatosis sinovial, osteoartritis sekunder.  Cara memperlambat timbulnya osteoartritis: Walaupun osteoartritis tidak dapat sepenuhnya dicegah, namun ada beberapa cara untuk mengurangi atau menunda timbulnya osteoartritis. Pertama, jaga agar persendian Anda tetap hangat. Dingin dapat memperparah peradangan, yang dapat menyebabkan nyeri sendi. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga agar persendian Anda tetap hangat. Bantalan lutut bisa dikenakan, bahkan di ruangan ber-AC selama bulan-bulan musim panas. Selanjutnya, penting untuk melindungi sendi dengan memperhatikan postur berjalan dan bekerja, menghindari jongkok yang berkepanjangan dan mencegah sendi lutut terpaku pada satu posisi dengan terlalu banyak tenaga. Jangan mengenakan sepatu hak tinggi ketika berjalan jauh, tetapi kenakan sepatu yang tebal, fleksibel, dan bersol lembut untuk mengurangi dampak pada sendi lutut. Hindari latihan menahan beban seperti menaiki tangga, berjalan jauh atau bahkan bermain tai chi. Hal ini karena beban pada persendian selama menaiki tangga tiga kali lebih besar daripada saat berjalan di permukaan datar dan bisa sangat merusak persendian.  Penanganan awal osteoartritis dapat mencakup kruk untuk mengurangi beban pada persendian, fisioterapi untuk menghilangkan rasa nyeri, mempertahankan tingkat mobilitas sendi tertentu, mempertahankan tonus otot di sekitar persendian yang terkena dan meningkatkan stabilitas sendi. Ada banyak obat yang tersedia untuk mengobati osteoartritis, termasuk analgesik, obat antiinflamasi non-steroid (NSAID), glukosamin sulfat, hialuronat dan superoksida dismutase.