Apa yang salah dengan lansia yang tidak bisa buang air besar?

Lansia yang tidak bisa buang air besar dianggap mengalami konstipasi, yang mungkin disebabkan oleh faktor fisiologis seperti istirahat di tempat tidur dalam waktu lama, atau faktor patologis seperti penyumbatan usus dan kanker usus besar.
1. Faktor fisiologis: istirahat di tempat tidur dalam waktu lama, tidak banyak bergerak, dan faktor lainnya dapat menyebabkan melambatnya gerak peristaltik usus, dan feses tetap berada di dalam lumen usus dalam waktu yang lama, sehingga menyebabkan kekeringan dan penyempitan feses, sehingga menyebabkan gejala seperti sulit buang air besar. Lansia makan terlalu sedikit, sehingga tekanan lumen usus terlalu rendah, juga dapat menyebabkan sembelit dan kondisi lainnya.
2. Faktor patologis:
(1) Obstruksi usus: TBC usus, polip usus, dan lain-lain dapat menyebabkan isi lumen usus tidak dapat melewati usus secara normal dan lancar, sehingga menimbulkan gejala seperti terhentinya buang air besar dan buang air kecil secara parsial atau total, perut kembung, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan penurunan berat badan.
(2) Kanker usus besar: Merupakan tumor ganas pada saluran pencernaan yang berasal dari epitel di usus besar, yang dapat menyebabkan gejala seperti darah pada tinja, diare, konstipasi, mual, muntah, dan anemia. Jaringan kanker dapat menyumbat sebagian atau seluruh lumen usus, sehingga menyebabkan kondisi seperti kesulitan buang air besar atau bahkan ketidakmampuan untuk buang air besar.
Jika seorang lansia tidak dapat buang air besar, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mendapatkan diagnosis yang jelas, dan melakukan perawatan yang ditargetkan di bawah bimbingan dokter.