Hemangioma di dahi mungkin terkait dengan perkembangan vaskular yang tidak normal pada masa embrio dan proliferasi sel endotel vaskular yang tidak normal. Hemangioma, yaitu angioma, mengacu pada tumor yang berasal dari jaringan pembuluh darah. Hemangioma bersifat jinak, tumbuh lambat, dan jarang bersifat ganas. Sebagian besar bermanifestasi sebagai peninggian kulit atau subkutan. Kemunculannya umumnya terkait dengan faktor-faktor berikut: 1. Perkembangan vaskular embrionik yang abnormal: pada tahap embrionik, jika sel progenitor endotel vaskular terlepas dari jaringan vaskular yang sedang berkembang, sel tersebut akan berproliferasi secara lokal untuk membentuk strip sel endotel dan lumen vaskular, yang menyatu satu sama lain dan secara bertahap berdiferensiasi membentuk hemangioma. 2. Proliferasi sel endotel vaskular yang tidak normal: seperti perubahan ekspresi protease seluler dan matriks ekstraseluler, serta ketidakseimbangan antara faktor angiogenik dan faktor penghambat dapat menyebabkan reproduksi sel endotel vaskular yang tidak normal, sehingga membentuk hemangioma. Penanganan hemangioma ditentukan oleh jenis dan lokasi lesi serta usia pasien. Pengobatan yang ada saat ini meliputi reseksi cangkang, radioterapi, terapi hormon, krioterapi, terapi laser, skleroterapi, dan sebagainya. Dianjurkan agar pasien pergi ke rumah sakit tepat waktu dan diberikan pengobatan yang ditargetkan di bawah bimbingan dokter.