Glaukoma kongenital: penyakit mata yang diwariskan, yang bermanifestasi sebagai sifat resesif autosomal. Hal ini hadir saat lahir. Peningkatan tekanan intraokular akibat drainase aqueous atrium yang terhambat tidak bergabung dengan kelainan struktural mata lainnya, kecuali manifestasi kelainan sudut atrium. Glaukoma infantil: usia kurang dari 3 tahun, dengan pembesaran mata yang nyata; 2. Glaukoma juvenil: usia lebih dari 3 tahun dan kurang dari 30 tahun, dengan mata yang biasanya tidak membesar akibat tekanan intraokular yang tinggi. Manifestasi klinis: 1. Anak sering menangis, mengalami fotofobia berat, lakrimasi dan blefarospasme 2. Kornea: keruh kabur, juga dikenal sebagai mata berair. Pada kasus yang parah, terdapat garis-garis pengaburan dan retakan pada lapisan elastis posterior (garis Haab). 3. Pembesaran mata, juga dikenal sebagai bull’s-eye. 4. Tekanan intraokular tinggi dan manifestasi hipertensi yang sesuai. Pengobatan: Deteksi dini dan pengobatan dini glaukoma kongenital adalah kunci untuk prognosis yang baik! 1. Kontrol obat TIO: pengobatan jangka panjang umumnya tidak dianjurkan. 2. Pembedahan: Pada prinsipnya, pembedahan dini harus dilakukan!