Keterlambatan perkembangan bahasa pusat adalah gangguan komunikasi yang keterlambatannya dapat melibatkan kombinasi gangguan pendengaran, bicara, dan kognitif.
Keterlambatan perkembangan bahasa pusat sangat umum terjadi, terlihat pada 5 hingga 10 persen anak-anak prasekolah, dan bermanifestasi dalam bentuk berikut ini:
Gagal mengoceh pada usia 15 bulan; gagal berbicara pada usia 2 tahun; ketidakmampuan mengucapkan kalimat pendek pada usia 3 tahun; kesulitan mengikuti arahan; artikulasi atau pengucapan yang buruk; kesulitan menggabungkan kata-kata menjadi kalimat, dll.
Tidak semua keterlambatan perkembangan pusat bicara akan muncul dengan gejala-gejala di atas. Jika diagnosis keterlambatan bicara ditegakkan, maka penting untuk memulai pengobatan sesegera mungkin, karena pengobatan dini dapat membantu mencegah berkembangnya masalah lain, seperti masalah sosial, belajar, dan emosional. Dianjurkan agar pasien mencari pertolongan medis.