Lupus eritematosus adalah penyakit jaringan ikat autoimun klasik dengan patogenesis yang kompleks dan korelasi genetik. Lebih dari 50 lokus genetik telah ditemukan sangat terkait dengan perkembangan lupus eritematosus. Sebagian pasien memiliki kecenderungan untuk mengelompok dalam keluarga di mana beberapa anggota keluarga juga menderita lupus, atau penyakit jaringan ikat lainnya, sehingga warisan genetik memainkan peran penting dalam perkembangan lupus. Namun, tidak selalu membawa gen kerentanan akan menyebabkan lupus. Faktor-faktor yang didapat juga penting, termasuk faktor endokrin, terutama hormon seks, yang terkait erat dengan perkembangan lupus, serta lingkungan dan obat-obatan. Oleh karena itu, perkembangan lupus dikaitkan dengan membawa gen kerentanan, tetapi merupakan hasil dari kombinasi jangka panjang faktor genetik dan faktor lingkungan yang didapat, bukan penyakit genetik.