Peluang keberhasilan inseminasi buatan adalah sekitar 10 hingga 30 persen, tetapi peluang pastinya tidak dapat ditentukan karena adanya perbedaan individu dan efek pengobatan.
Inseminasi buatan adalah teknologi reproduksi berbantuan yang menggunakan metode non-koital untuk menyalurkan sperma ke saluran reproduksi wanita dengan tujuan untuk menghamili seorang wanita.
Metode pembuahan ini cocok untuk pria dengan disfungsi seksual, hipospermia ringan, atau wanita dengan gangguan ovulasi, dan kemungkinan keberhasilannya serupa dengan pembuahan alami, umumnya berkisar antara 10 hingga 15 persen. Jika promosi ovulasi digunakan, tingkat kehamilan bisa mencapai 30 persen.
Bagi pasangan yang ingin hamil melalui inseminasi buatan, disarankan untuk mengunjungi rumah sakit secara teratur tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan, dan secara aktif melakukan perawatan di bawah bimbingan dokter untuk meningkatkan peluang kehamilan dan mengurangi rasa sakit. Pada saat yang sama, jangan terlalu gugup, cemas, relaksasi yang tepat, perhatikan pekerjaan dan istirahat yang teratur, makan makanan yang seimbang.