Bagaimana cara pemasangan IUD?

Proses pemasangan IUD meliputi pemeriksaan pra-operasi, sterilisasi dan dilatasi serviks, pemasangan alat kontrasepsi, dan pencabutan IUD. 1. Pemeriksaan pra-operasi: IUD harus dipasang dalam waktu 3-7 hari setelah haid selesai, dan selama waktu tersebut, hubungan seksual harus dihindari dan kehamilan harus disingkirkan sebelum IUD dipasang. 2. Desinfeksi dan dilatasi serviks: pasien mengambil posisi posisi batu kandung kemih, mendisinfeksi vulva sebelum menempatkan spekulum vagina, membuka leher rahim dan kemudian mendisinfeksi leher rahim, yang biasanya didisinfeksi lebih dari tiga kali. 3. Memasukkan IUD: jepit serviks dengan forsep serviks, periksa kedalaman rongga rahim dengan probe, lalu gunakan probe untuk memperluas serviks secara bertahap, lalu gunakan IUD untuk memasukkan IUD ke bagian bawah rongga rahim dari serviks yang melebar. 4. Pencabutan IUD: IUD tanpa filamen ekor ditarik langsung dari IUD, sedangkan IUD dengan filamen ekor dipotong pada lubang serviks, umumnya menyisakan 0,5-1 cm, kemudian ditarik dari IUD. Dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk memasang cincin kontrasepsi, perhatikan istirahat setelah memasang IUD, dan hindari aktivitas yang berlebihan dalam waktu dua minggu.