Pelatihan relaksasi terutama didasarkan pada pelatihan relaksasi pernapasan dalam atau pelatihan relaksasi otot progresif, sebagai berikut: 1. Pelatihan relaksasi pernapasan dalam, terutama inhalasi lambat, pernafasan lambat, jeda antar-pernapasan, yaitu, kecepatan pernapasan harus lambat, mengalami perasaan aliran udara pernapasan melalui tubuh, dan jeda selama 1-2 detik dalam interval pernapasan, melalui pengulangan 3-5 kali pelatihan relaksasi pernapasan dalam, ketegangan dapat diredakan untuk sementara waktu. 3-5 kali pelatihan relaksasi pernapasan dalam, ketegangan dapat dihilangkan sementara. 2, pelatihan relaksasi otot progresif, perlu pasien terus-menerus berlatih, setiap hari pagi dan sore, bisa dalam pidato, bermain relaksasi kebiasaan dan mencapai efek terapeutik. 3, pengobatan, pengobatan terutama diterapkan obat ansiolitik benzodiazepine atau penghambat reseptor beta-adrenergik berbasis, seperti lorazepam, alprazolam, Obat-obatan, seperti lorazepam, alprazolam, dan eszopiclone, dapat mencapai efek terapeutik yang baik. Beta-blocker, seperti penghambat mulas, terutama memperbaiki kegugupan pasien, detak jantung yang cepat, dan gejala terkait lainnya.