Radang usus tuberkulosis secara klinis dikenal sebagai tuberkulosis usus, yang disebabkan oleh lesi infeksi pada saluran usus akibat invasi Mycobacterium tuberculosis, yang menyebabkan nyeri perut, perubahan kebiasaan buang air besar, massa perut, dan gejala keracunan tuberkulosis. 1. Sakit perut: sakit perut adalah salah satu gejala paling umum yang disebabkan oleh tuberkulosis usus, yang terutama dimanifestasikan sebagai rasa sakit tersembunyi yang terus-menerus, tetapi begitu perkembangan penyakit menyebabkan obstruksi usus atau perforasi usus, itu akan menyebabkan sakit perut yang parah. 2. Perubahan kebiasaan buang air besar: Tuberkulosis juga dapat menyebabkan perubahan kebiasaan buang air besar, yang mungkin berupa diare, sembelit, atau diare dan sembelit secara bergantian. 3. Benjolan di perut: terjadinya tuberkulosis usus juga dapat menyebabkan perut bagian bawah pasien terdapat benjolan yang tidak biasa, yang mungkin terasa sakit saat ditekan. 4. Keracunan TBC: Keracunan TBC adalah sejenis gejala sistemik yang disebabkan oleh TBC usus, yang terutama dimanifestasikan sebagai demam, berkeringat di malam hari (berkeringat secara tidak normal setelah tidur, tetapi keringat berhenti setelah bangun tidur), penurunan berat badan, dan kelelahan tubuh. TB tahap awal dapat disembuhkan, sehingga penting bagi individu untuk mencari diagnosis dan pengobatan tepat waktu pada tahap awal penyakit. Penting untuk mencari pertolongan medis sesegera mungkin jika muncul gejala-gejala yang dicurigai sebagai TBC usus.