Apa yang terjadi dengan perut berair yang terus berteriak?

Perut pasien terus menggerutu dan yang keluar hanyalah air. Ada dua kemungkinan untuk gejala ini: pertama, diare infeksi, berkaitan dengan bakteri atau virus yang menyebabkan kerusakan pada mukosa usus, yang mengakibatkan gangguan peristaltik yang bermanifestasi sebagai perut yang menggerutu. Ketika makanan tidak dicerna atau ada sekresi dalam mukosa usus, hal ini dapat menyebabkan diare menjadi encer. Pemeriksaan tinja secara rutin ditambah tes darah diperlukan untuk mengklarifikasi hal ini. Setelah diagnosis dikonfirmasi, pengobatan anti-infeksi dengan obat-obatan seperti norfloksasin dan nilam diperlukan. Jenis diare kedua, diare fungsional, disebabkan oleh makan terlalu banyak makanan, atau makan banyak makanan berminyak atau sulit dicerna, yang mengakibatkan pencernaan dan penyerapan diare tidak sempurna, dan sisa makanan yang tidak tercerna dapat terlihat dalam tinja. Kedua jenis diare ini memerlukan diet dengan mengurangi makanan berminyak, gorengan, makanan yang sulit dicerna, terutama makanan ringan dan tanpa alkohol.