Biasanya, karsinoma adrenokortikal stadium awal tidak memerlukan kemoterapi setelah pembedahan, sedangkan pasien dengan stadium lanjut atau metastasis kelenjar getah bening memerlukan pengobatan tambahan dengan radioterapi. Karsinoma adrenokortikal (ACC) adalah tumor ganas yang jarang terjadi, dengan insiden tahunan (1-2) kasus per sejuta orang, yang sangat invasif, berkembang dengan cepat dan memiliki prognosis yang buruk, dan sebagian besar pasien telah mengalami invasi lokal atau metastasis jauh pada saat diagnosis. Pembedahan adalah satu-satunya cara untuk menyembuhkan, dan terapi tambahan pasca operasi harus dipilih sesuai dengan stadium dan tingkat tumor. ACC stadium lanjut umumnya diobati dengan terapi komprehensif, termasuk pembedahan paliatif, mitotane, kemoterapi, radioterapi atau terapi kombinasi, dll. Pengobatan pasca operasi biasanya perlu dikombinasikan dengan pengobatan lain (mis. kemoterapi, mitotane, dll., pengobatan tunggal atau kombinasi). Kekambuhan kanker adrenal pasca operasi relatif umum terjadi, dan deteksi kekambuhan tumor yang tepat waktu serta penyesuaian pengobatan lanjutan dapat membantu memperpanjang kelangsungan hidup pasien. Disarankan agar tes pencitraan (CT dada dan CT atau MRI perut) dilakukan setiap 3 bulan, dan kadar kortisol serum diukur bersamaan dengan tes ini. Setelah 2 tahun masa tindak lanjut pasca operasi, interval antara pemeriksaan pencitraan dapat diperpanjang secara bertahap. Jika dicurigai atau didiagnosis menderita kanker adrenokortikal, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa untuk pemeriksaan penyakit secara menyeluruh, ikuti petunjuk dokter, dan pilih rencana perawatan yang tepat untuk menghindari penundaan penyakit.