Remaja lebih aktif selama masa pubertas, sehingga hal terpenting dalam proses penurunan berat badan adalah menjaga mulut tetap tertutup sambil menjaga kaki tetap terbuka, terutama karena remaja cenderung makan makanan yang digoreng seperti keripik, keripik dan roti gulung yang dapat menyebabkan kelebihan energi. Remaja juga suka minum minuman yang banyak mengandung karbohidrat, yang dapat menyebabkan kelebihan gula yang disimpan sebagai lemak di dalam tubuh dan menyebabkan obesitas. Jadi untuk menurunkan berat badan selama masa remaja: poin pertama adalah menjaga asupan makanan kaya lemak dan gula yang berlebihan. Poin kedua adalah bahwa penurunan berat badan remaja juga harus dicapai dengan membuka kaki, yaitu dengan meningkatkan olahraga, setidaknya setengah jam sehari dan setidaknya tiga jenis aktivitas, hanya dengan cara ini anak-anak remaja dapat menghindari asupan energi yang berlebihan, bersama dengan olahraga yang tepat yang menyebabkan keseimbangan energi negatif, untuk mencapai efek penurunan berat badan yang baik.