Apakah azilsartan dan alisartan adalah obat yang sama?

Azilsartan dan ali-sartan adalah obat yang termasuk dalam kelas antagonis reseptor angiotensin II, dan memiliki mekanisme yang sama untuk menurunkan tekanan darah, tetapi keduanya bukan jenis obat yang sama, dan struktur molekulnya berbeda. Secara klinis, antagonis reseptor angiotensin II terutama digunakan dalam pengobatan hipertensi, dengan cara memblokir reseptor angiotensin II, sehingga terjadi vasodilatasi, untuk mencapai tujuan menurunkan tekanan darah. Karena kemampuannya untuk menghambat remodeling ventrikel, obat ini dapat digunakan untuk mengobati gagal jantung kronis serta remodeling miokard setelah infark miokard untuk meningkatkan prognosis. Antagonis reseptor angiotensin II adalah obat antihipertensi jangka panjang dengan onset kerja yang lambat tetapi efeknya tahan lama. Efek samping utama termasuk pusing, sakit kepala, panik, sakit perut, diare dan kehilangan nafsu makan. Perlu dicatat bahwa antagonis reseptor angiotensin II dikontraindikasikan pada hiperkalemia, stenosis arteri renalis bilateral dan wanita hamil. Oleh karena itu, baik azilsartan maupun alirosartan dapat digunakan dalam pengobatan hipertensi, dan keduanya memiliki efek samping dan kontraindikasi yang serupa, sehingga pasien dapat memilih di bawah bimbingan dokter spesialis.