Penyebab muntah mendadak harus ditangani dengan tepat. Ada banyak penyebab umum, seperti gastroenteritis akut, kolesistitis akut, dan pendarahan otak. Perawatan yang umum digunakan seperti perawatan umum, obat-obatan seperti omeprazole, norfloksasin, manitol dan perawatan bedah.
1. Gastroenteritis akut: peradangan merangsang saraf vagus pada saluran pencernaan yang menyebabkan gejala muntah. Fase akut dapat diobati dengan rehidrasi, garam rehidrasi oral atau rehidrasi intravena. Makanlah dalam porsi kecil dan sering, dan puasa diperlukan bagi mereka yang mengalami muntah-muntah parah. Akupunktur dan akupresur dapat memperbaiki gejala. Obat yang umum digunakan termasuk adsorben seperti montelukast; agen mikroba seperti bifidobacteria; antibiotik seperti norfloksasin; obat antiemetik seperti metoklopramid.
2. Kolesistitis akut: disebabkan oleh penyumbatan saluran empedu dan infeksi bakteri. Pada tahap akut, puasa dan dukungan nutrisi harus diberikan. Berikan pengobatan anti-infeksi dan analgesik, obat yang umum digunakan seperti obat antispasmodik dan analgesik seperti atropin; kolagog antiinflamasi seperti asam ursodeoksikolat; antibiotik seperti natrium sefotaksim, metronidazol, dan sebagainya. Kasus yang parah dapat diobati dengan pembedahan.
3. Pendarahan otak: gejala muntah dapat terjadi karena peningkatan tekanan tengkorak. Perhatian harus diberikan pada pemantauan tanda-tanda vital, oksigen. Obat yang umum digunakan termasuk obat hemostatik seperti asam aminokaproat; agen dehidrasi seperti manitol untuk mengurangi tekanan intrakranial; dan agen pelindung saraf seperti metilkobalamin. Pada kasus yang parah, perawatan bedah diperlukan, seperti kraniotomi, bedah invasif minimal.
Ada banyak penyebab lain dari muntah, dan ketika gejala muntah muncul, Anda harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengidentifikasi penyebabnya dan secara aktif mengobatinya agar tidak menunda kondisi tersebut.