Apa perbedaan antara kejang-kejang dan kejang-kejang?

  Baik kejang-kejang maupun konvulsi adalah gerakan yang tidak disengaja. Kejang-kejang adalah sentakan yang tidak disengaja atau kontraksi yang kuat dari kelompok otot rangka di seluruh tubuh atau secara lokal, sering kali menyebabkan gerakan dan tonisitas sendi. Ketika kontraksi kelompok otot memanifestasikan dirinya sebagai tonik dan klonik, itu disebut kejang. Manifestasi konvulsif dari kedutan biasanya bersifat umum dan simetris, dengan atau tanpa kehilangan kesadaran.  Etiologi kejang-kejang dan kejang-kejang dapat diklasifikasikan sebagai idiopatik atau simtomatik. Penyebab idiopatik sering kali disebabkan oleh ketidakstabilan otak bawaan. Penyebab gejala meliputi: (1) Penyakit otak: infeksi, trauma, tumor dan penyakit pembuluh darah, penyakit parasit, dll.  (2) Penyakit sistemik: termasuk infeksi, keracunan, penyakit kardiovaskular, gangguan metabolisme dan penyakit rematik.  (3) Gangguan neurologis.  2. Manifestasi klinis Manifestasi kejang dan kejang-kejang berbeda karena etiologi yang berbeda.  (1) Kejang-kejang umum: manifestasi utama adalah otot rangka seluruh tubuh, sebagian besar disertai dengan hilangnya kesadaran. Mungkin ada kejang epilepsi penuh, kejang sinkop, kejang histeris, kejang hipokalsemia, sindrom obscene kedutan, dan sindrom menahan napas pada anak-anak.  (2) Kejang-kejang terbatas: Manifestasi utama adalah kontraksi otot yang terus-menerus di satu bagian tubuh, kebanyakan di sudut mulut, kelopak mata, tangan dan kaki, dll.  Gejala penyerta termasuk demam, tekanan darah meningkat, iritasi meningeal, pupil mata melebar, gigitan lidah, dan sakit kepala parah.  4. Hal-hal yang perlu diperhatikan selama konsultasi Saat berkonsultasi dengan pasien, perhatian harus diberikan pada usia saat kejang-kejang dan kejang-kejang terjadi, durasi penyakit, pemicu kejang-kejang, apakah pasien hamil, apakah kejang-kejang bersifat umum atau terbatas, sifat dan adanya gejala yang menyertai. Riwayat penyakit otak, histeria, paparan racun, trauma, dll. harus dicatat. Anak-anak harus ditanyai riwayat persalinan dan pertumbuhan dan perkembangan yang tidak normal.