Pasien kanker dapat makan ikan pangasius dalam jumlah sedang tanpa alergi. Ikan patin termasuk ikan demersal air tawar yang kaya akan air, protein, berbagai mineral, dan elemen. Dagingnya empuk dan mudah dicerna, yang kondusif untuk meningkatkan nutrisi dan cocok untuk orang yang lemah dan kurang gizi. Pasien kanker dapat memilih gaya memasak yang ringan dan mengkonsumsinya dalam jumlah sedang jika mereka tidak alergi. Pasien kanker harus menerapkan kebiasaan hidup yang baik, rendah garam dan rendah lemak, dan makan lebih banyak makanan kaya protein seperti telur, daging tanpa lemak, susu, dan ikan untuk memperkuat tubuh mereka. Buah-buahan dan sayuran segar seperti tomat, kembang kol, lobak, pisang, apel, dan anggur juga dapat dipilih untuk menjaga nutrisi yang seimbang. Cobalah untuk mengurangi makanan yang terlalu pedas, terlalu asam dan terlalu manis. Makanan yang terlalu berminyak, seperti kue, alkohol yang sangat pekat, bar pedas, barbekyu, dan makanan lainnya, untuk menghindari memperparah perkembangan penyakit. Disarankan agar pasien kanker melakukan pengobatan yang wajar di bawah bimbingan dokter, memperhatikan pola makan yang wajar, olahraga yang sesuai dan pemeriksaan rutin selama pengobatan.