Hasil optometri minus 0,5 pada lensa kolom menunjukkan bahwa pasien memiliki astigmatisme rabun jauh 50 derajat. Dalam optometri, lensa kolom digunakan untuk mengoreksi astigmatisme, sehingga angka lensa kolom menunjukkan derajat astigmatisme. Tanda plus untuk astigmatisme hipermetropik dan tanda minus untuk astigmatisme rabun, sehingga lensa silinder minus 0,5 berarti pasien memiliki astigmatisme rabun 50 derajat. Lensa silinder biasanya memiliki sumbu silindris setelah lensa, yang menunjukkan jumlah silindris pada sumbu tersebut. Silindris disebabkan oleh fakta bahwa sinar cahaya dari meridian yang berbeda tidak menyatu pada retina ketika memasuki mata. Secara teoritis, Silindris pada orang normal seharusnya 0, tetapi hal ini jarang terjadi, sehingga kisaran normal Silindris adalah 0 hingga 0,5. Silindris 50 derajat relatif kecil dan tidak terlalu berpengaruh pada fungsi penglihatan pasien. Dianjurkan agar pasien dengan astigmatisme berkonsultasi dengan dokter untuk mengevaluasi kondisi mereka dan mengikuti instruksi dokter untuk pengobatan.