Apakah gula darah postprandial 17 serius?

Glukosa darah postprandial 17.0mmol/L lebih serius dan pasien harus pergi ke rumah sakit sesegera mungkin untuk pemeriksaan dan perawatan yang relevan untuk menurunkan glukosa darah ke keadaan yang lebih stabil. Glukosa darah sewaktu memiliki nilai diagnostik yang paling tinggi dibandingkan dengan glukosa darah sewaktu 2 jam setelah makan, dimana glukosa darah sewaktu 2 jam setelah makan pada orang normal kurang dari 7,8 mmol/L. Apabila pada populasi umum ditemukan glukosa darah sewaktu sebesar 17,0 mmol/L, maka diabetes dapat didiagnosis. Jika itu adalah pasien diabetes tipe I, pasien minum lebih banyak, makan lebih banyak, kehilangan berat badan secara signifikan, glukosa darah terus meningkat, tanpa pengobatan aktif, ketoasidosis diabetikum juga dapat terjadi, dan bahkan koma dapat terjadi, yang mengancam jiwa, sehingga glukosa darah postprandial 17,0mmol / L lebih serius dan harus ditangani oleh dokter tepat waktu. Pada pasien diabetes tipe II dengan glukosa postprandial 17.0mmol/L, pasien dapat dikombinasikan dengan infark miokard, lesi serebrovaskular, kaki diabetes, atau infeksi paru-paru, infeksi saluran kemih, infeksi kulit, dll. Karena glukosa darah yang tinggi merupakan media kultur yang baik untuk semua jenis mikroorganisme, infeksi dapat memperparah kenaikan glukosa darah yang terus menerus dan dapat membentuk lingkaran setan. Oleh karena itu, pasien diabetes tipe II yang memiliki glukosa darah 17,0 mmol/L setelah makan harus segera pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan badan keton dan juga pemeriksaan tingkat pH dalam darah untuk memeriksa perkembangan ketoasidosis. Jika hal ini terjadi, pengobatan seperti rehidrasi, insulin dan koreksi keseimbangan hidrasi harus segera diberikan untuk mencegah pasien dari ketoasidosis diabetik sebisa mungkin.