Ada apa dengan tinja yang menipis dan sering buang angin?

Gejala-gejala tinja yang menipis dan sering buang gas terutama dianggap sebagai terjadinya lesi yang menempati ruang di dalam rektum, seperti polip rektum, fibroid rektum, kanker rektum, dan sebagainya. Karena tubuh manusia dalam proses buang air besar, perlu melewati rektum dan kemudian melalui anus keluar dari tubuh. Lesi pada rektum akan menyebabkan terhambatnya ekskresi, sehingga menyebabkan feses pasien menjadi encer, sulit buang air besar dan gejala-gejala yang merugikan lainnya. Selain itu, ekskresi di kolon sigmoid, rektum dan bagian lain akan terjadi stagnasi, fermentasi dan penguraian, sehingga menghasilkan gas. Selain stagnasi gas di saluran pencernaan bagian bawah, sebagian gas akan dikeluarkan dari tubuh melalui jalan buang angin, sehingga menyebabkan pasien sering mengalami gejala buang angin. Namun, pasien dengan atresia ani yang tidak sempurna, wasir, dll., juga dapat mengalami gejala tersebut bila dikombinasikan dengan gangguan pencernaan lainnya.