Hipertensi yang disebabkan oleh aldosteronisme primer dapat didiagnosis melalui manifestasi klinis, tes laboratorium, dan tes pencitraan. Kebutuhan khusus untuk konsultasi rumah sakit, tingkatkan pemeriksaan yang relevan untuk memperjelas.
1. Gejala klinis: hipertensi yang disebabkan oleh aldosteronisme primer tidak hanya memiliki gejala pusing dan sakit kepala saat tekanan darah tinggi, tetapi juga disertai dengan gejala seperti kelemahan anggota badan, haus dan buang air kecil yang berlebihan. Obat antihipertensi tradisional memiliki efek terapi yang buruk.
2. Tes laboratorium: pasien dengan aldosteronisme primer sebagian besar disertai dengan kalium darah yang rendah, yaitu hipokalaemia. Peningkatan kalium urin, peningkatan konsentrasi aldosteron dalam darah, dan peningkatan rasio aldosteron/renin.
3. Pencitraan: CT atau MRI kelenjar adrenal dapat membantu mendeteksi tumor kelenjar adrenal.
4. Tes pembebanan garam atau tes kaptopril digunakan sebagai tes konfirmasi untuk aldosteronisme primer.
Tindakan Pencegahan: Jika Anda memiliki hipertensi, Anda perlu secara aktif berkonsultasi dengan rumah sakit untuk menemukan penyebab hipertensi dan menargetkan diagnosis dan pengobatan.