Jika D-dimer tinggi pada akhir kehamilan, maka dapat diobati dengan pemantauan dinamis dan pengobatan. 1. Pemantauan dinamis: Darah wanita hamil umumnya dalam keadaan hiperkoagulabilitas pada akhir kehamilan, dan D-dimer dapat meningkat sedikit, yang merupakan fenomena fisiologis normal; jika peningkatan D-dimer lebih terasa, maka kita harus waspada terhadap trombofilia, diabetes, dll. Pada saat ini, kita harus secara dinamis memantau perubahan D-dimer, sehingga dapat menemukan perubahan tubuh wanita hamil secara tepat waktu dan mengambil tindakan terapeutik sedini mungkin. 2. Pengobatan: Jika D-dimer meningkat secara signifikan, maka akan dengan mudah menyebabkan pembekuan darah tinggi, dan jika perlu, heparin molekul rendah dapat digunakan di bawah bimbingan dokter. Penting untuk diperhatikan bahwa wanita hamil harus memastikan nutrisi yang cukup selama kehamilan, makan makanan bernutrisi tinggi dan berprotein tinggi, serta berolahraga dengan tepat untuk mengurangi risiko pembekuan darah. Jika terdapat hasil tes D-dimer yang tidak normal, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dengan bantuan dokter dan melakukan pengobatan atau terapi yang ditargetkan.