Satu ginjal mampu melahirkan seorang bayi. Meskipun tubuh manusia memiliki dua ginjal, penelitian telah menemukan bahwa satu ginjal dapat sepenuhnya menggantikan fungsi dua ginjal. Contoh yang sangat umum adalah kelangsungan hidup jangka panjang pasien uremia yang telah menjalani transplantasi ginjal. Seorang pasien dengan uremia adalah transplantasi satu ginjal dari orang lain, dan satu ginjal ini mampu mendetoksifikasi dan mengalirkan cukup untuk memenuhi kebutuhan fisiologis organisme. Oleh karena itu, seseorang yang memiliki satu ginjal dapat memiliki anak. Namun, perlu ditekankan bahwa tes pra-kehamilan diperlukan sebelum kehamilan, terutama rutinitas urin dan fungsi ginjal, untuk menyingkirkan penyakit ginjal yang mendasarinya. Karena kehamilan merupakan beban berat bagi ginjal dan dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal dan bahkan dapat menyebabkan gagal ginjal akut, maka penting untuk memantau rutinitas urin, fungsi ginjal, tekanan darah, dan lain-lain secara ketat selama kehamilan. Jika terdeteksi adanya kelainan pada tes urin atau memburuknya fungsi ginjal selama kehamilan, maka penting untuk secara aktif menangani situasi tersebut dan mengakhiri kehamilan jika perlu.