Waspadai kanker usus jika Anda mengalami pendarahan pada tinja!

Pertama, darah dalam tinja berbeda. Sebaliknya, kanker rektum ditandai dengan adanya darah dalam tinja, yang dalam banyak kasus bercampur dengan lendir atau nanah, dan warna darah ini lebih gelap dibandingkan dengan wasir yang berdarah. Kedua, kanker rektum dikaitkan dengan perubahan kebiasaan buang air besar, seperti tinja yang lebih encer dan lebih sering, atau sembelit dan diare secara bergantian. Selain itu, kanker rektum sering kali disertai dengan gejala lain. Misalnya, ketidaknyamanan perut, rasa kembung atau nyeri samar yang menetap. Akibat penipisan tumor, pasien juga dapat mengalami gejala sistemik seperti anemia, lemas, penurunan berat badan dan demam rendah. Pada kasus hemoroid, ketidaknyamanan ini jarang terjadi. Jika Anda mengalami darah dalam tinja dan gejala lain yang mencurigakan seperti disfungsi tinja, jangan mudah menyimpulkan bahwa Anda menderita wasir, tetapi Anda harus segera berkonsultasi dengan dokter spesialis untuk melakukan pemeriksaan yang diperlukan, seperti pemeriksaan colok dubur, proktoskopi, dan kolonoskopi.