Cara buang air kecil dengan cepat dengan kateter kemih keluar

Setelah melepas kateter urin, Anda dapat membantu buang air kecil dengan cepat dengan cara menahan urin dengan tepat dan mendengarkan suara aliran air.
1. Menahan air seni dengan tepat: Ketika menahan air seni, volume air seni yang meningkat dapat merangsang fungsi kontraksi kandung kemih, sehingga air seni dapat keluar dari tubuh dengan lancar saat buang air kecil. Namun, ada batasan seberapa banyak Anda dapat menahan air seni. Menahan air seni dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan ginjal, sehingga disarankan untuk memperpanjang waktu buang air kecil dengan tepat setelah melepaskan kateter urin, yang akan membantu pemulihan fungsi buang air kecil secara sukarela.
2. Dengarkan suara air mengalir: Jika Anda mendengar suara air mengalir saat buang air kecil, secara refleks akan menyebabkan saraf yang mengendalikan otot uretra kandung kemih menjadi bersemangat, yang pada gilirannya akan menghasilkan keinginan untuk buang air kecil di otak, menyebabkan kandung kemih berkontraksi, sehingga kecepatan buang air kecil menjadi lebih cepat.
Meskipun kateter urin dapat membantu urin mengalir keluar dari kandung kemih dengan lebih baik, tindakan buang air kecil dapat dilakukan tanpa kontraksi otot kandung kemih yang dipaksakan. Namun, beberapa orang mungkin mengalami kesulitan buang air kecil setelah kateter dilepas, dan hal ini dapat dibantu dengan menahan air seni dan mendengarkan suara air yang mengalir. Bersantai saat buang air kecil dan menghindari kecemasan emosional juga dapat membantu melancarkan buang air kecil.