Apakah edema benar-benar hanya akibat minum terlalu banyak air?

Berapa banyak orang yang melupakan garam dalam perjalanan yang sulit untuk menghilangkan lemak. Asupan garam membutuhkan banyak air untuk melarutkannya, dan beberapa makanan mengandung lebih banyak garam daripada yang Anda kira. Anehnya, beberapa ayam berbumbu organik disuntik dengan garam, dan kaldu ayam siap saji yang dijual di supermarket mengandung banyak natrium. …… Anda sudah makan banyak garam tanpa menyadarinya. Hati-hati, Anda mungkin menemukan bahwa dalam sebungkus mie (makanan kemasan) yang hanya mengandung 120kkal, beberapa merek dapat mengandung garam sebanyak 1330mg. Ini berarti: meskipun dengan kalori yang rendah, Anda masih mungkin mengalami kenaikan berat badan. Hal ini sebenarnya masih berkaitan dengan air. Garam ini memaksa tubuh Anda untuk menahan air, karena satu molekul natrium membutuhkan empat molekul air untuk mempertahankan fungsi normal tubuh Anda. Normalnya, tubuh bersifat asam lemah dan garam bertindak sebagai penyangga untuk meningkatkan tingkat pH tubuh dan mendorong penyimpanan air. Jika Anda membuang sebagian air dari tubuh Anda, Anda juga akan kehilangan lemak lebih cepat dan secara alami akan menurunkan tingkat pH tubuh Anda. Anda dapat menambahkan perasan lemon segar ke dalam air yang Anda minum, yang akan membantu tubuh Anda membuang kelebihan cairan. Penyebab tingkat penyimpanan 1. Kadar insulin Seperti yang Anda ketahui, jika Anda makan banyak gula, air insulin Anda akan meningkat dan kadar insulin yang tinggi akan menyebabkan tubuh Anda kesulitan memproduksi natrium, yang juga dikenal sebagai garam. Selain itu, jika Anda makan banyak gluten, atau jika Anda sangat sensitif terhadap gluten, hal ini dapat menyebabkan kadar insulin meningkat. Jadi, jika Anda memiliki masalah dengan tubuh yang menyimpan terlalu banyak air, Anda dapat mengurangi sedikit asupan karbohidrat. 2. Penyebab obat Banyak obat yang memiliki efek samping ketika dikonsumsi dalam jangka waktu yang lama, hormon adrenokortikotropik adalah contohnya. Jika Anda mengonsumsi beberapa obat yang memiliki kecenderungan untuk muncul sebagai penyimpan air, pertimbangkan untuk berbicara dengan dokter Anda, atau berhati-hatilah untuk mengubah diri Anda menjadi marshmallow. 3. Pemanis Ada masalah dengan banyak makanan yang disebut rendah kalori di pasaran: penggunaan pemanis rendah kalori. Pemanis buatan ini dapat menciptakan ilusi alergi dan juga dapat menjadi penyebab oedema. Makanan-makanan ini pada dasarnya mengandung garam yang tinggi. Selain itu, alkohol, obat-obatan, kurang serat, antibiotik jangka panjang, dll. Semuanya dapat memengaruhi sistem pencernaan Anda. Beberapa makanan dapat menyebabkan reaksi alergi yang tinggi, sehingga sel-sel kekebalan tubuh mulai memproduksi histamin, yang dapat menyebabkan tubuh menyimpan terlalu banyak air. 4. Kurang/berlebihan berolahraga Kurang berolahraga dapat memengaruhi orang yang memiliki masalah dengan aliran balik vena dan sistem limfatik yang tersumbat, yang dapat menyebabkan kelebihan air. Selain itu, jika latihan aerobik Anda lebih dari satu jam sehari, kortisol akan meningkat, dan Anda masih akan mendapatkan efek yang sama dengan kurangnya latihan. 5. Stres dan kurang tidur Stres yang berlebihan dan kurang tidur juga akan meningkatkan kadar kortisol dan insulin, yang keduanya akan berdampak negatif pada pembuangan kelebihan air. 6. Masalah genetik Pola makan kita semakin condong ke arah pati tinggi dan garam tinggi. Selulit adalah bentuk lemak yang menyimpan lebih banyak air dan lemak ini dapat menghasilkan banyak racun di dalam tubuh. Jika Anda sangat bergelambir, inilah saatnya untuk memikirkan detoksifikasi. Cara mengatasinya Tentu saja, penting untuk menurunkan asupan garam Anda. Bacalah fakta nutrisi dengan cermat dan ingatlah untuk menimbang jumlah garam saat memasak makanan Anda sendiri; makan lebih banyak sayuran juga akan sangat membantu; makanan yang mengandung belerang, seperti bawang bombay dan bawang putih, dapat membantu menurunkan garam dalam tubuh Anda.