Cedera regangan kronis adalah cedera yang disebabkan oleh berbagai aktivitas yang melebihi kisaran aktivitas fisiologis normal maksimum atau nilai per jam lokal yang dapat ditoleransi. Faktor umum cedera regangan kronis adalah sebagai berikut. Postur tidur yang buruk terutama dengan bantal yang tinggi. Dalam keadaan tidur, postur tubuh yang buruk yang berkepanjangan menyebabkan kekuatan yang tidak merata di dalam diskus intervertebralis dan mempengaruhi peran pelakunya. Kedua, otot leher dan persendian juga tidak seimbang, sehingga mempercepat degenerasi. Kebiasaan sehari-hari seperti bermain mahyong, poker, menonton televisi dalam jangka waktu yang lama, dan terutama berbaring di tempat tidur dengan bantal yang tinggi, semuanya merupakan kebiasaan buruk. Ciri umum dari kebiasaan-kebiasaan ini adalah bahwa tulang belakang leher dalam keadaan fleksi untuk waktu yang lama dan otot-otot serta ligamen di bagian belakang leher kelebihan beban, yang dapat dengan mudah menyebabkan cedera regangan. Postur kerja yang buruk melibatkan kerja kepala menunduk selama berjam-jam bagi staf yang bekerja dengan komputer, mikroskop, ukiran dan bordir. Dalam posisi leher yang tertekuk, tekanan pada diskus intervertebralis jauh lebih tinggi daripada posisi normal. Posisi ini cenderung mempercepat degenerasi cakram servikal dan ketegangan pada jaringan lunak leher.